Literasi Digital Guru di Wilayah Kepulauan: Kesenjangan dan Strategi
Kata Kunci:
literasi digital, pendidikan, kepulauanAbstrak
Penelitian ini mengkaji literasi digital guru di wilayah kepulauan dengan menggabungkan survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari beberapa lokasi studi dan dianalisis secara tematik serta statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa faktor kelembagaan dan kapasitas lokal berpengaruh kuat terhadap hasil yang dicapai. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pegiat di lapangan. (Abstrak contoh untuk pratinjau.)
Referensi
Prakoso, D. (2018). Kajian tentang literasi digital guru di wilayah kepulauan: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 10(2), 101–118.
Pramesti, G., & Sari, J. (2021). Metode penelitian literasi. Penerbit Nusantara Contoh.
Sari, J. (2023). Kebijakan dan praktik literasi digital guru di wilayah kepulauan di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Puspitasari, M. (2019). Literasi digital guru di wilayah kepulauan: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 10(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2021). Statistik tahunan bidang literasi. Badan Statistik Contoh.
Prakoso, D., Puspitasari, M., & Pramesti, G. (2023). Evaluasi program literasi digital guru di wilayah kepulauan. Jurnal Kebijakan Contoh, 10(3), 201–219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Para penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.