Tradisi Lisan sebagai Arsip Pengetahuan Ekologis Masyarakat Pesisir
Kata Kunci:
tradisi lisan, pengetahuan lokalAbstrak
Penelitian ini mengkaji tradisi lisan sebagai arsip pengetahuan ekologis dengan menggabungkan survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari beberapa lokasi studi dan dianalisis secara tematik serta statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa faktor kelembagaan dan kapasitas lokal berpengaruh kuat terhadap hasil yang dicapai. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pegiat di lapangan. (Abstrak contoh untuk pratinjau.)
Referensi
Larasati, A. (2015). Kajian tentang tradisi lisan sebagai arsip pengetahuan ekologis: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 8(2), 101–118.
Prakoso, D., & Pramesti, G. (2015). Metode penelitian tradisi. Penerbit Nusantara Contoh.
Pramesti, G. (2015). Kebijakan dan praktik tradisi lisan sebagai arsip pengetahuan ekologis di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Sari, J. (2020). Tradisi lisan sebagai arsip pengetahuan ekologis: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 8(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2015). Statistik tahunan bidang tradisi. Badan Statistik Contoh.
Larasati, A., Sari, J., & Prakoso, D. (2015). Evaluasi program tradisi lisan sebagai arsip pengetahuan ekologis. Jurnal Kebijakan Contoh, 8(3), 201–219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Para penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.