Taman Kota sebagai Ruang Publik Inklusif: Perspektif Penyandang Disabilitas
Kata Kunci:
ruang publik, disabilitasAbstrak
Penelitian ini mengkaji taman kota inklusif dengan menggabungkan survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari beberapa lokasi studi dan dianalisis secara tematik serta statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa faktor kelembagaan dan kapasitas lokal berpengaruh kuat terhadap hasil yang dicapai. Artikel ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan pegiat di lapangan. (Abstrak contoh untuk pratinjau.)
Referensi
Sari, J. (2015). Kajian tentang taman kota inklusif: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 4(2), 101–118.
Puspitasari, M., & Ardana, P. (2015). Metode penelitian taman. Penerbit Nusantara Contoh.
Ardana, P. (2020). Kebijakan dan praktik taman kota inklusif di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Maharani, C. (2017). Taman kota inklusif: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 4(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2015). Statistik tahunan bidang taman. Badan Statistik Contoh.
Sari, J., Maharani, C., & Puspitasari, M. (2020). Evaluasi program taman kota inklusif. Jurnal Kebijakan Contoh, 4(3), 201–219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Para penulis

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.