Sensor Kualitas Air Berbiaya Rendah untuk Tambak Udang
Keywords:
sensor, akuakulturAbstract
This study examines sensor kualitas air untuk tambak through surveys, in-depth interviews and document analysis. Findings show that institutional factors and local capacity strongly shape outcomes. (Sample abstract.)
References
Kusuma, H. (2016). Kajian tentang sensor kualitas air untuk tambak: konteks dan tantangan. Jurnal Ilmu Contoh, 5(2), 101–118.
Dewanti, K., & Pratama, N. (2020). Metode penelitian sensor. Penerbit Nusantara Contoh.
Pratama, N. (2017). Kebijakan dan praktik sensor kualitas air untuk tambak di daerah. Prosiding Seminar Nasional Contoh, 45–58.
Larasati, A. (2021). Sensor kualitas air untuk tambak: sebuah studi kasus. Jurnal Riset Terapan Contoh, 5(1), 12–29.
Badan Statistik Contoh. (2020). Statistik tahunan bidang sensor. Badan Statistik Contoh.
Kusuma, H., Larasati, A., & Dewanti, K. (2017). Evaluasi program sensor kualitas air untuk tambak. Jurnal Kebijakan Contoh, 5(3), 201–219.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Para penulis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.